PROFIL DAN KRONOLOGI PONDOK PESANTREN AL-IHSAN REJOMULYO PEMALANG
SEJARAH BERDIRINYA PONDOK PESANTREN DAN PERKEMBANGANNYA
1. Latar belakang
Pondok
Pesantren Al-Ihsan merupakan pondok terpencil di lereng Gunung Slamet, di ujung
perbatasan Kabupaten Pemalang, Pekalongan, Banjarnegara dan Purbalingga
Untuk
mencapai pondok ini tidaklah mudah karena curam dan terjalnya jalan. Sehingga
memerlukan waktu sekitar dua jam jika jalan kaki atau naik ojek dengan ongkos
25.000 (Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) dari tempat yang dapat dilalui oleh
angkutan pedesaan (ANGKUDES)
Namun
setiap pergantian Bupati Pemalang, Pesantren ini tidak pernah luput dari
kunjungan beliau. Tercatat lima Bupati telah berkunjung ke Pesantren ini..
2. Kronologi Berdirinya Pesantren
Pada
tahun 1978 seorang santri dari Desa Turirejo Kecamatan Demak Kabupaten Demak,
menikah dengan gadis Kampung Rejomulyo Desa Tundagan Kec. Watukumpul. Setelah
lima tahun berdomisili disini, Beliau merasa prihatin karena kehidupan disini kurang
islami. Masyarakatnya gemar sekali dengan ronggeng dan sinden serta kejahatan
yang merajalela. Yang sangat menyakitkan, setiap ada pengajian umum yang dihadiri
masyarakat kampung ini, pasti kambing masyarakat hilang karena penjahat
mengetahui saat itu rumah dalam keadaan sepi. Dengan keadaan yang demikian
beliau memberanikan diri mendirikan pondok pesantren.
Diawali
berdirinya, tahun 1983 hanya ada dua orang santri dan serumah dengan pengasuh. Setahun
kemudian rumah pengasuh yang beralas tanah berdinding bambu itu tidak mampu
menampung santri yang semakin banyak. Maka bersama mansyarakat membangun pondok
beralas papan berdinding papan berkapasitas dua kamar dengan ukuran 2,5 m x 2,5
m perkamar dan teras 2,5 m x 2,7 m yang berfungsi untuk mengaji. Disaat itulah,
pengasuh yang dulu dikenal santri demak dipanggil Kyai oleh mansyarakat, atau
lebih tepatnya Alm. KH SHOLIHUL HADI.
Dan pada
tahun 1996 Pondok Pesantren Al-Ihsan berbadan hukum dibawah naungan Yayasan
Pendidikan Islam Sosoal (YPSI) ‘’AL-BAHRI’’.
Dan bangunanpun
berkembang sesuai dengan berlangsungnya perkembangan.
![]() |


Komentar
Posting Komentar